Untitled Document
2.2 MASA PEMBANGUNAN (1969
- 1974)
Peringatan 100 tahun Pekabaran Injil di Petekoan
dilaksanakan secara bersama oleh Majelis Jemaat GKI Jabar Jalan Perniagaan No.
1 Jakarta dan Majelis Jemaat GKI Jabar Jalan Kelinci No. 34 Jakarta pada tanggal
15 Mei 1969 bertempat di GKI Perniagaan dengan Tata Kebaktian Pengucapan Syukur
peringatan seratus tahun PEKABARAN INJIL di Patekoan.
Susunan Panitia Bersama Peringatan 100 Tahun
Pekabaran Injil di Patekoan sebagai berikut:
- Penasihat : Pdt. David Timothy Gunawan (GKI Perniagaan),
Pdt. Paul Tjandranugito (GKI Perniagaan), Pdt. Martin Jonatan (GKI Kelinci)
- K e t u a : Daud Paramarta (GKI Perniagaan)
- Wakil Ketua : Junaidi S. Kristianto (GKI Perniagaan)
- Sekretaris I : Heru Purnomo (GKI Perniagaan)
- Sekretaris II : Thomas Kusnadi (GKI Perniagaan)
- Bendahara I : Arif Surjawidjaja (GKI Perniagaan)
- Bendahara II : Paul Harianto (GKI Kelinci)
- Seksi Penghubung I : Barkah Karnadi (GKI Perniagaan)
- Seksi Penghubung II : A.F. Tumiwa (GKI Kelinci)
- Seksi Perlengkapan I : Irwan Tristandi (GKI Perniagaan)
- Seksi Perlengkapan II : Gunawan Setiadi (GKI Kelinci)
- Seksi Protokol I : Samuel Lazuardi (GKI Perniagaan)
- Seksi Protokol II : Sulistyani Gunawan (GKI Perniagaan)
- Seksi Protokol III : Eddy J. Gunawan (GKI Perniagaan)
- Seksi Konsumsi : Ibu Sulastri Gunawan (GKI Perniagaan)
- Seksi Keamanan/Umum : Reginald S. Kurniawan (GKI Perniagaan)
Penambahan tenaga pengerja disusul terbukanya
pelayanan-pelayanan baru sesudah peringatan 100 tahun penginjilan di Patekoan,
ternyata semakin memacu pertumbuhan anggota Jemaat yang lebih pesat. Hal ini
terlihat, tatkala diadakan kebaktian kebangunan rohani yang dipimpin oleh Rev.
Hubert Mitchel (seorang pakar musik dan penginjil dari U.S.A.) pada tanggal
2-7 Juni 1969, ternyata dihadiri rata-rata tiga ratus lima puluh orang setiap
malam. Pada waktu itu, jumlah tersebut sudah dianggap cukup besar. Hal ini pun
berdampak pada bertambahnya jumlah pengunjung pada kebaktian setiap minggu.
Melihat penambahan pengunjung kebaktian ini, ditambah lagi kebutuhan komisi-komisi
untuk ruangan pelayanan (seperti komisi Anak), kondisi gedung ibadah yang sudah
mulai lapuk (tua), lebih-lebih didorong oleh adanya informasi tentang rencana
baru Tata letak kota Pemerintah DKI Jakarta seperti penataan gedung-gedung di
kota serta pelebaran jalan-jalan. Maka Majelis Jemaat GKI Perniagaan merencanakan
pembangunan/pemugaran gedung ibadah yang lama. Sebab itu pada tahun 1969, dibentuklah
panitia pembangunan rumah ibadah GKI Perniagaan. Namun sayang panitia ini tidak
dapat melaksanakan tugasnya, disebabkan antara lain: adanya berita bahwa pelebaran
jalan di Jalan Perniagaan itu sedemikian rupa, sehingga sisa tanah gedung ibadah
menjadi sangat kecil. Akhirnya panitia mengembalikan lagi mandatnya kepada Majelis
Jemaat. Tetapi Tuhan tidak meninggalkan Jemaatnya di dalam kesempitan, karena
terjadi hal yang sangat mengherankan, yaitu bahwa pada awal tahun 1970, diperoleh
lagi berita bahwa rencana Tata letak kota Pemerintah DKI Jakarta itu mengalami
perubahan yang justru sangat menguntungkan rencana pembangunan tersebut.
Oleh sebab itulah pada pertengahan tahun 1970
Majelis Jemaat membentuk lagi panitia Pembangunan Rumah Ibadah GKI Perniagaan
dengan tugas : memperluas ruang ibadah, agar mampu menampung pengunjung yang
lebih banyak, membangun ruangan-ruangan yang menampung kegiatan komisi-komisi,
serta aktifitas lainnya, dengan mengantisipasi rencana tata letak kota Pemerintah
DKI Jakarta.
Susunan Panitia sebagai berikut :
- Penasihat : Pdt. D.T. Gunawan, Pdt. Paul Tjandranugito
- Ketua I : Ichsan K. Gunawan
- Ketua II : Arif Surjawidjaja
- Penulis I : Lukas Teryadi
- Penulis II : Sugih Perdana
- Bendahara I : Daud Paramarta
- Bendahara II : Herman Gunawan
- Anggota : Harun J. Gunawan, Barkah Karnadi, Samuel Lazuardi,
Junius Suhadi
Pemborongnya Bapak Sumarta, dengan total anggaran
Rp 33.000.000,00 (tiga puluh tiga juta rupiah). Kebaktian khusus dalam rangka
peletakan batu pertama pembangunan gedung gereja diselenggarakan pada tanggal
26 Juli 1971.
Ternyata membongkar gedung lama dan membangun
yang baru bukanlah hal yang mudah. Tahun pertama panitia sudah harus menyediakan
dana yang cukup besar, di samping Majelis Jemaat harus mengalihkan tempat kebaktian
sementara ke GKI Jalan Pinangsia I No. 18 Jakarta, sedangkan Persekutuan Wanita
yang diadakan setiap hari Rabu sore dialihkan ke Gereja Pentakosta Jalan Perniagaan
No. 39 Jakarta, dan katekisasi diselenggarakan di rumah-rumah anggota di Jln.
Angke, Jembatan Lima dan Perniagaan. Pembangunan gedung gereja ini memakan waktu
tiga tahun. Diresmikan penggunaannya oleh Ketua Umum Sinode GKI Jawa Barat Pdt.
Clement Suleeman pada tanggal 26 Juli 1974.
|