Menu Utama
Home
Sejarah GKI Samanhudi
Visi & Misi GKI Samanhudi
Warta Jemaat PDF
Kegiatan
 Bidang Pembangunan Jemaat
Bidang Persekutuan
Bidang Kesaksian Pelayanan
Bidang Sarana Penunjang
Komisi Anak
Komisi Remaja
Komisi Pemuda
Komisi Dewasa UP Wanita
Komisi Lansia
Komisi Musik
Komisi Pelawat
Komisi Peranan
Komisi Pramuka
Personalia
 Informasi Pendeta
Komisi Anak
Komisi Pemuda
Komisi Remaja
Komisi Dewasa UP Wanita
Komisi Lansia
Komisi Pelawat
Komisi Musik
Pramuka
Peranan
Keluarga
 Perkawinan
Orang Tua
Pojok Kreatif Anak
Komunitas
 Forum Diskusi
Chatting
Permohonan Doa
GKI FriendSter
Serba Serbi GKI
 Kelas Katekisasi
 Pengakuan Iman Rasuli
Pelayanan Pastoral
Jadwal Kebaktian
Jadwal Sekolah Minggu
Kalendar Acara
Susunan Majelis Jemaat 2010 - 2011
Koleksi Lagu Rohani
Photo Gallery
Peserta Tabitha
Jalan ke Gereja
Buku Tamu
Links
Pengurus Web Site
Search
Anggota Site GKI Login

Calendar GKI
 
Calendar
 
May   2012
Sun
Mon
Tue
Wed
Thu
Fri
Sat
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
 
 
 
Donatur
 
 
Untitled Document

Dalam keadaan seperti itu jemaat sangat mendambakan agar secepatnya memiliki gedung gereja yang baru. Berbagai usaha untuk memperoleh dana pembangunan dilaksanakan. Kaum wanita yang tergabung dalam Komisi Wanita (d.h. Perhimpunan Wanita Kristen) menjadi kelompok yang giat mencari dana pembangunan gereja tersebut.

Sekitar pertengahan tahun 1954, jemaat berhasil membeli dan memiliki sebuah persil tanah dengan bangunan tua di Jalan Kelinci 34 Jakarta. Di tempat itulah peletakan batu pertama pembangunan gedung gereja pada tanggal 21 Februari 1955. Setahun kemudian gedung itu rampung pembangunannya. Secara resmi diadakan kebaktian penahbisan gedung gereja tersebut pada tanggal 5 Desember 1955.

Gedung GKI Kelinci diresmikan pemakaiannya pada tanggal 5 Desember 1955.

3.2 Masa Pembangunan/Periode Kelinci (1955 - 1976)

Setelah memiliki gereja di Jalan Kelinci 34, nama Jemaat Krekot berubah menjadi Jemaat Kelinci.

Nama para anggota jemaat dan para pendeta yang berjasa dalam pengabdian serta pelayanan mereka merintis, menegakkan, memajukan kebersamaan dan kesaksian di jalan terang Tuhan sangat pantas dicatat dalam sejarah.

Pendeta Lee Sian Hui (Clement Suleeman) diteguhkan tanggal 16 Mei 1957, memasuki masa emiritus tanggal 25 November 1985. Ia berasal dari Gereja Kristus Jatinegara atau GKI Bekasi Timur. Ia sangat berjasa dalam memajukan serta membina wawasan oikumenis para anggota jemaatnya. Ia berhasil mengukir sejarah pada tahun 1962 yaitu tahun kelahiran Sinode Am. Di GKI Kelincilah terselenggara persidangan gerejawi yang melahirkan Sinode itu.

Para pendiri Sinode Am GKI berfoto bersama di GKI Jalan Kelinci no. 34 Jakarta pada tahun 1962.

GKI Kelinci mendapat kehormatan menjadi tuan rumah persidangan tersebut. Pendeta Clement melayani jemaat sampai akhir hayatnya. Ia kembali ke rumah Bapa tanggal 24 Agustus 1988, akibat kecelakaan lalu lintas di jalan tol Jagorawi pada saat ia menuju Wisma Kinasih untuk menghadiri acara penyatuan GKI.

Pendeta Clement Suleeman beserta istri di antara Majelis Jemaat GKI Kelinci pada tahun pelayanan 1958 - 1959.

 

NEXT >>